Saat aku bersuara dengan eksponen jiwamusinus kosinus hatiku
bergetarMembelah rasaDiagonal-diagonal ruang hatimubersentuhan dengan
diagonal-diagonal bidang hatikuJika aku adalah akar-akar persamaanx1 dan
x2maka engkaulah persamaan dengan akar-akar2x1 dan 2×2Aku ini binatang
jalangDari himpunan yang kosong
Kaulah integrasi belahan
jiwakuKaulah kodomain dari fungsi hatikuKemana harus kucari modulus
vektor hatimu?Dengan besaran apakah harus kunyatakan cintaku?
kulihat variabel dimatamuMatamu bagaikan 2 elipsoidhidungmu bagaikan asimptot-asimptot hiperbolakulihat grafik cosinus dimulut
mumodus ponen…. podue tollens….entah dengan modus apa kusingkaplogika hatimu…..
Beribu-ribu
matriks ordo 2×2 kutempuhBagaimana kuungkap adjoinku padamukujalani
tiap barisan geometri yang tak hingga jumlahnyatiap barisan aritmatika
yang tak terhitung…
Akhirnya kutemui determinan matriks hatimuTepat saat jarum panjang dan pendekberimpit pada pukul 10.54
Tidak ada komentar:
Posting Komentar